SELAMAT DATANG DI PONDOK SASTRA TANJUNGPINANG TEMPAT BERKARYA PECINTA DAN PENIKMAT SASTRA

Kamis, 08 Januari 2009

Sahabat Terakhir


Sahabat Terakhir adalah sebuah novel dengan tema remaja, sepanjang 235 halaman. Mengangkat cerita tentang persahabatan tujuh orang siswa-siswi kelas III di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terdiri dari; Biru, Ilalang, Aira, Anita, Lieza, Reina dan Cristal. Pada mulanya persahabatan mereka berjalan mulus seperti layaknya persahabatan remaja masa kini.

Masalah mulai muncul ketika mendekati acara Prom Night, saat terkuaknya sebuah cinta segitiga antara Cristal-Biru-Anita. Didetik-detik terakhir, hanya Biru dan Cristal (tokoh utama cerita) yang menyadari hadirnya cinta segitiga dalam persahabatan mereka. Pengorbanan seorang sahabat sejatipun dituntut dari Cristal dan Biru yang pada akhirnya lebih memilih mengorbankan perasaan masing-masing demi tetap utuhnya persahabatan antara mereka bertujuh.
Setelah acara Prom Night, sekolah mereka mengadakan acara rekreasi ke Gunung Bintan untuk semua murid kelas III yang sebentar lagi akan lulus, sebelum kelulusan diumumkan, dengan acara kemping satu hari satu malam disana. Namun tak disangka, mobil yang dikemudikan oleh Biru yang terdiri dari Aira, Ilalang, Anita, Reina, Lieza dan Cristal mengalami kecelakaan karena kelalaian Biru dalam perjalanan pulang.
Aira, Lieza, Reina dan Ilalang yang dalam perjalanan tertidur, tewas seketika dalam kecelakaan mobil di jalan Trikora itu karena tak sempat menyelamatkan diri. Sementara Cristal dan Biru selamat karena berhasil melompat pada waktu kecelakaan walau menderita luka-luka yang cukup serius. Anita sendiri ada dalam keadaan koma. Anita adalah satu-satunya yang sempat diselamatkan oleh Cristal dan Biru sebelum mobil mereka mulai terbakar dan akhirnya meledak.
Lalu bagaimanakah dengan nasib persahabatan Biru dan Cristal selanjutnya? Mampukah Biru mendapatkan maaf dari Cristal yang menyalahkan Biru atas kejadian na’as yang menimpa persahabatn mereka? Siapa sajakah yang lulus dan masih berartikah kelulusan itu bagi Cristal dan Biru? Bisakah Anita tersadar dari komanya? Bagaimana kelanjutan cinta segitiga yang dulu pernah terjadi antara Cristal-Biru-Anita?
Novel yang juga memuat beberapa puisi dan lagu ciptaan penulis sendiri ini mengambil setting keseluruhan diseputaran kota Tanjungpinang, SMK Negri 1 Tanjungpinang, pantai Trikora dan gunung Bintan serta tempat-tempat lainnya seperti Pelabuhan Sri Bintan Pura, Lapangan Pamedan Achmad Yani dan lainnya. Naskah novel ini telah dikirimkan ke beberapa penerbit, diantaranya ; Gramedia Pustaka Utama-Jakarta, Media Pressindo-Jogjakarta, namun belum dapat diterbitkan dengan berbagai alasan yang membangun. Saat ini novel ini sedang dalam masa pertimbangan di penerbit Gagas Media-Jakarta, dengan limit keputusannya pada pertengahan Januari 2009. Karena itu diharapkan dukungan berupa doa dari semua pihak supaya novel ini bisa diterima di penerbit Gagas Media.
Harapan penulis dari novel ini hanyalah semoga setelah membaca novel ini, kita bisa lebih menghargai sebuah persahabatan, dan lebih mudah memberikan maaf sebelum semuanya terlambat. Dan yang paling utama adalah semoga kota Tanjungpinang bisa lebih dikenal luas melalui novel yang mengambil setting di kota Gurindam-Tanjungpinang ini, Amin.
Bagi yang ingin membaca novel ini secara lengkap dapat mengirimkan email ke penulis di syiffa_azzahra@yahoo.com



Karya : Vera Threescha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar